Langsung ke konten utama

35 MENGHINDARI HAL - HAL YANG TERLARANG

Segala puji hanya milik Allah, sholawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi yang terakhir.

Sesungguhnya salah satu kewajiban terpenting yang mesti mendapat perhatian seorang Muslim adalah mengetahui batas-batas larangan Allah 'Azza wa Jalla, supaya ia berhenti pada batas-batas tersebut dan tidak melanggarnya, karena firman Allah: " itulah larangan - larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya (Al-Baqoroh: 187)

Dan firman-Nya pula; " dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rosul-Nya dan melanggar ketentuan -ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal didalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan". (An Nisaa': 14)

Diantara ketentuan-ketentuan Allah yang wajib diketahui adalah mengenal larangan-larangan-Nya untuk di jauhi. Ini adalah suatu kewajiban, karena menajuhi larangan-larangan Allah adalah kewajiban setiap Muslim, dan ini  tidak mungkin kecuali dengan mengetahui larangan-larangan tersebut, jadi menurut kaedah; sesuatu yang tiadk mungkin terlaksananya sesuatu kewajiban tanpa keberadaannya, maka ia tehitung sebagai sesuatu yang wajib pula. Rosulullah saw bersabda: "Semua yang aku larang maka jauhilah olehmu, dan apapun yang aku suruh maka laksanakanlah sesuai dengan kemampuanmu". (HR. Muslim)

Seorang Muslim mesti memiliki kehendak yang kuat, tekad yang sungguh-sungguh dan tidak menganggap ringan, karena tanpa yang demikian dikhowatirkan ia terjerumus melakukan hal-hal yang dilarang.

Ia juga mesti mengetahui bahwa sesungguhnya Allah tidak mengharamkan kecuali yang keji dan bermudhorot, atau segala yang mudhorotnya lebih banyak dari manfaatnya sebagaimana firman-Nya; "dan (Ia) menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk". (Al A'Roof: 157).

Seorang Muslim mensti menyadari bahwa urusasn menghalalkan dan mengharamkan adalah hak mutlak Allah SWT. Tiada seorangpun yang memiliki wewenang menghalalkan sesuatu atau mengharamkannya berlandasan bahwa hawa nafsu atau pendapat pribadi, karena Allah berfirman : "dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta: "ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah". (An Nahl: 116).

Sorang Muslim juga mengetahui bahwa aoa yang diharamkan oleh Nabi saw sama kedudukannya dengan apa yang diharamkan Allah swt, berdasarkan firman Allah tentang Nabi saw: "dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)". (An Najm: 3-4)

Diantaranya;

1. Menyekutukan Allah
2. Membunuh
3. Meminum Yang Memabukkan
4. Zina
5. Liwath ( Homoseksual) dan Lesbian
6. Judi dan Taruhan
7. Mencuri
8. Riba
9.Menerima Suap
10. Menipu
11. Berada Di Tempat Sepi Dengan Perempuan Yang Bukan Mahrom
12. Mendatangi Wanita di Duburnya ( Oral Seks)
13. Mencampuri Istri Yang Sedang Haidh
14. Mendurhakai Ibu Bapak Dan Memutuskan Hubungan Kekeluargaan
15.Memakan Harta Anak Yatim
16. Bunuh Diri
17. Berbohong
18. Berbuat Aniaya
19. Meyakini Kesialan Dengan Tanda-tanda
20. Mencari -cari Kesalahan Orang Lain
21. Memakan Bangkai, Darah dan Daging Babi
22. Mengakui Keturunan Selain Ayahnya 
23. Mencaci dan Melaknat
24. Berkhianat
25. Khianat dan Melampaui Batas
26. Ghibah dan Namimah
27. Meninggalkan Sholat
28. Enggan Menunaikan Zakat
29. Meninggalkan Puasa Romadhon
30. Meninggalkan Haji Setelah Sanggup
31. Wanita tampil Di Depan Bukan Mahrimnya
32. Wanita Minta Cerai Tanpa Sebab
33. Membuka Rahasia Suami Istri
34. Wanita Enggan Melayani Suami di Ranjang
35. Menghasut Istri Orang 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shirothol Mustaqim

UYaitu ilmu yang bermanfaat dan amal shaleh, ilmu yang bermanfaat ialah kitab dan sunnah yang dibawa oleh Rosulullah,  dan amal shaleh ialah taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah dengan aqidah yang benar, mekaksanakan perintah-perintah wajib dan sunat,  dan menjauhi segala larangan, dengan kata lain melaksanakan hak-hak Allah dan hak-hak manusia, dan hal itu tidak akan terwujud dengan sempurna kecuali dengan benar-benar ikhlas lillah dan mengikuti tuntunan Rosulullah.  Agama adalah berlandaskan pada kedua sendi ini. Karena itu, barang siapa berbuat sesuatu tanpa dasar ikhlas lillah ,  maka terperosok dalam syirik, sedang barang siapa berbuat sesuatu tanpa dasar tuntunan Rosulullah maka dia terjerumus dalam bid'ah. sule***

🛤 TIPS HIDUP SELAMAT DI AKHIR ZAMAN...

RosuluLLOH ﷺ telah mengingatkan kita... فإنَّه مَن يعِشْ منكم فسيرى اختلافًا كثيرًا فعليكم بسنَّتي وسنَّةِ الخلفاءِ الرَّاشدينَ المَهديِّينَ فتمسَّكوا بها وعَضُّوا عليها بالنَّواجذِ وإيَّاكم ومُحدَثاتِ الأمورِ فإنَّ كلَّ مُحدَثةٍ بدعةٌ وكلَّ بدعةٍ ضلالةٌ "Sesungguhnya siapa yg panjang umur diantara kalian, maka kalian akan menyaksikan perpecahan/perselisihan yg sangat banyak...maka (di saat itu) hendaknya kalian berpegang teguh dengan sunnahku (tuntunanku) dan tuntunan para Sahabatku... berpegang teguhlah kalian dgnnya, gigitlah dgn graham kalian... Dan janganlah sekali-kali kalian mengada-adakan perkara yg baru (di dalam agama), krn setiap yg baru di dalam agama adalah Bid'ah, dan setiap bida'ah adalah kesesatan". ( HR. Ibnu Hibban dll, shahih) ☕ Jadilah anda sebagai pembuka pintu kebaikan dan sebarkanlah, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya ☕ Barakallah fikum.                            ...

Tata Cara Sholat Gerhana

Ketika terjadi gerhana, dianjurkan untuk shalat gerhana. Bagaimana tata cara shalat kusuf atau shalat gerhana itu? By  Parson M. Zulfan 6 March 2016  118    9157    0         Fatwa Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid Soal : Bagaimana tata cara shalat  kusuf  (gerhana) itu? Jawaban : Alhamdulilah, 1. Dalil-dalil disyariatkannya dengan sholat kusuf (gerhana) Yang pertama, Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Mas’ud Al Anshary : عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِمَا عِبَادَهُ ، وَإِنَّهُمَا لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ مِنْ النَّاسِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْهَا شَيْئًا فَصَلُّوا وَادْعُوا اللَّهَ حَتَّى يُكْشَفَ مَا بِكُم ). “ Sesungguhnya matahari dan bulan itu merupakan dua tanda diantara tanda-tanda kekuasaan All...